Apakah membeli iPhone bekas bisa lebih hemat? Jika kamu memang memahami cara memeriksa iPhone bekas dengan benar, kamu memang bisa menghemat budget untuk membeli iPhone 13. Apalagi untuk seris ini sudah punya keunggulan dalam fitur perekam video dengan mode cinematic.
Jika membeli secara online pastikan hanya melalui toko yang dipercaya paling tidak lewat Marketplace favorit kamu seperti Tokopedia, Shopee, Blibli dan lain sebagainya. Selain lebih aman, kamu juga bisa melakukan retur sehingga penjual tidak akan menerima dana yang sudah kamu setor sampai barang diganti atau dikembalikan dananya.
Enaknya lagi lewat marketplace, kamu bisa menggunakan aplikasi Kredit sehingga pembelian bisa kamu cicil dengan tenor yang fleksibel seperti yang ditawarkan oleh Kredivo. Cicilan 3 bulan tanpa bunga, atau 6 dan 12 bulan dengan bunga rendah hanya 2,6% saja per bulan.
Berikut ini beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memeriksa kondisi iPhone 13 bekas yang hendak kamu beli. Jika kamu tidak bisa memeriksa secara langsung, kamu bisa memeriksanya secara online lewat video call.
Pastikan iPhone dalam Kondisi Hidup
Saat melakukan pengecekan iPhone pastikan bahwa iPhone yang kamu akan beli bisa dihidupkan. Jangan pernah membeli iPhone dalam kondisi mati, karena kamu tidak akan bisa memeriksa secara keseluruhan baik dari software maupun hardwarenya.
Jika kondisi iphone-nya mati, maka kamu bisa menggunakan charger. Paling tidak isilah daya baterainya untuk beberapa persen sehingga kamu bisa mengetes secara langsung atau meminta penjual menghidupkannya agar bisa dilakukan pengetesan meskipun pengetesannya dilakukan secara online atau dari jarak jauh. Dengan cara tersebut kamu juga sudah bisa memeriksa kondisi charger dan baterai sekaligus, apakah bisa berfungsi normal atau tidak.
Apakah Kuncinya Aktif?
Ketika iPhone mulai dihidupkan, biasanya akan ada screen lock yang meminta pemiliknya untuk memasukkan passcode atau dengan menggunakan face id. Jika ternyata screen menunjukkan bahwa iphonenya terkunci secara aktif, kemungkinan bahwa iPhone tersebut adalah iPhone yang hilang atau bahkan lebih buruk lagi adalah iPhone curian.
Jika sudah demikian, lebih baik kamu menghindari membeli barang yang berpotensi akan menjerumuskan kamu pada urusan hukum yang akan lebih panjang dan merugikan. Kamu bisa terkena pasal sebagai penadah barang curian.
Pastikan iPhone masih bisa diakses penjual
Jangan terkecoh jika membeli iPhone namun kondisinya benar-benar kosong atau akun si penjual tidak dalam kondisi login. Jika iPhone dalam kondisi kosong, artinya tidak ada akun yang mengisinya, maka mintalah penjual untuk login ke iPhone yang hendak dijual, supaya bisa kamu cek secara keseluruhan dengan menggunakan informasi yang dimiliki oleh penjual sebelumnya.
Untuk bisa melakukan login tentu saja paling tidak harus terkoneksi pada wi-fi internet atau dengan masukkan SIM card yang masih aktif dan memiliki kuota untuk bisa mengakses internet. Jika kamu sudah memeriksanya secara keseluruhan, kamu bisa meminta pengguna sebelumnya atau penjual untuk melakukan hapus data iPhone secara keseluruhan sehingga kamu bisa mengakses dengan menggunakan akun yang baru.
Selain itu mintalah penjual untuk menonaktifkan fitur activation lock sehingga kamu bisa mendapatkan kepemilikan handphonenya secara penuh. Jangan sampai ada koneksi dengan device Apple lainnya agar iPhone kamu tidak bisa dikontrol. Jika masih terhubung dengan device Apple lain, iPhone kamu bisa dikunci dari jarak jauh.
Pastikan Kondisi Fisik masih Mulus
Hal lain yang mungkin perlu diperhatikan adalah kondisi fisiknya jangan sampai ada yang rusak atau terkelupas. Periksa dengan seksama kondisi fisik iPhone yang hendak kamu beli. Jika ada kondisi cacat seperti goresan atau kondisi lain yang tidak seperti kondisi normal lainnya, bisa mengurangi harga jualnya sehingga kamu layak untuk mendapatkan diskon harga jual.
Namun, jika ternyata kondisi fisiknya justru merusak bagian dalam sebaiknya jangan mengambil resiko. Daripada kamu harus mengganti atau melakukan service dengan biaya yang lebih besar lagi. Kecuali jika kamu memang sudah mengetahui risiko yang kamu hadapi.
Cek Kesehatan Baterainya
Bagaimanapun juga, umur baterai memiliki batasnya sehingga kamu juga harus memeriksa tingkat kesehatan baterainya. Biasanya kapasitas baterai yang masih bagus tentu saja 100%. Untuk iPhone bekas rata-rata dengan kapasitas antara 80 sampai 90% boleh dikatakan masih cukup baik dan masih cukup worth untuk dibeli.
Namun, jika kapasitas baterainya sudah kurang dari 70% artinya kamu harus siap-siap untuk membeli baterai baru.
Jika kamu membelinya lewat Tokopedia meskipun membeli iPhone secara second, kamu bisa menambahkan pada keranjang kamu baterai iPhone baru. Sehingga pembeliannya bisa sekaligus antara iPhone bekas yang kamu beli dengan tambahan aksesoris lainnya dalam satu tagihan. Inilah keuntungan jika beli dengan perantara pembayaran menggunakan marketplace.
Hal ini akan memudahkan kamu untuk membayarkan cicilannya apalagi jika menggunakan Kredivo. Cicilan bisa digabungkan antara iPhone dengan aksesoris yang kamu beli meskipun iPhone yang kamu beli adalah iPhone second.
Kredivo sudah terdaftar di OJK sehingga relatif lebih aman. Bunga cicilan barang hanya 2.6% dengan tenor 6 hingga 12 bulan. Untuk tagihan bulanan bisa manfaatkan paylater tanpa ada bunga. Khusus untuk cicilan pinjaman tunai maksimal hanya sampai 6 bulan dengan biaya admin di muka sebesar 6% dari total pinjaman.
Sementara, untuk cicilan barang 3 bulan tidak dikenai bunga sama sekali, hanya dikenakan biaya administrasi sebesar 3% dari total harga barang. Cocok jika kamu memang ingin memilih cicilan yang lebih rendah tanpa bayar bunga.
Daftar dan ajukan sekarang lewat Aplikasi Kredivo yang bisa kamu unduh dari Play Store maupun App Store dengan mudah. Dapatkan juga limit pinjaman hingga Rp50 juta khusus untuk pengajuan member premium.