
Ciri kandungan lemah atau inkompeten serviks sangat penting diketahui para wanita, terutama ibu yang sedang dalam masa kehamilan. Guna mencegah terjadinya keguguran atau bahkan bayi lahir prematur, kenali ciri-ciri inkompeten serviks berikut ini.
- Sensasi Tekanan di Pangkal Paha
Hal pertama yang menjadi ciri kandungan lemah adalah adanya sensasi tekanan di bagian pangkal paha atau panggul. Ketika mengalami ini, ibu akan kesulitan berdiri setelah duduk dalam waktu lama.
Jika merasakan hal ini, pastikan untuk duduk di tempat yang empuk seperti menaruh bantal sebelumnya. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksakan kandungan ke dokter atau bidan setempat.
- Punggung Terasa Sakit
Jika tiba-tiba terasa sakit punggung padahal tidak ada sebab seperti salah bantal, ini bisa jadi ciri kandungan Anda lemah. Untuk itu, manfaatkan bantal yang sangat halus dan empuk sebagai sandaran ketika duduk.
Hal itu dilakukan guna mencegah kakunya otot-otot punggung. Jika berlangsung lama atau bahkan masih dirasa meski telah menerapkan sandaran ketika duduk, pastikan untuk check-up ke dokter kandungan.
- Perut Keram
Ciri selanjutnya yang menunjukkan kandungan lemah adalah perut terasa keram. Sebagaimana rasa kram yang kerap hadir di bagian tubuh lainnya, bagian perut juga tidak terasa sedang hamil jika ini terjadi.
Untuk mengantisipasi hal buruk, baringkan tubuh Anda atau ambil posisi tidur agar kram tidak berkelanjutan dan berangsur mereda.
- Flek atau Pendarahan Ringan
Ketika sedang hamil, sangat wajar jika terjadi flek atau bercak darah sesekali. Namun, jika pendarahan ringan itu kerap terjadi, sebaiknya ibu yang sedang hamil lebih berhati-hati sebab itu merupakan ciri kandungan lemah, jika terus-menerus terjadi di trimester awal atau trimester dua, periksakan kandungan segera ke ahlinya.
- Sifat Keputihan Berubah
Jika di trimester pertama tampak terjadi perubahan pada warna atau bahkan bau keputihan, itu bisa jadi ciri-ciri inkompeten serviks. Untuk itu, cek kondisi kehamilan ke dokter guna mendapatkan arahan khusus agar bayi bisa lahir selamat dan sehat, selain itu memeriksakan kandungan juga penting dilakukan agar keselamatan ibu juga terjamin aman.
- Kontraksi di Awal Kehamilan
Kontraksi merupakan rasa nyeri di perut yang umumnya terjadi ketika ibu akan segera memasuki masa kelahiran. Jika terjadi di awal kehamilan, ini bisa menyebabkan bayi lahir prematur atau ibu mengalami keguguran.
Jika di trimester pertama ibu mengalami kontraksi dini, sebaik segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan saran terbaik. Dengan begitu, hal buruk seperti keguguran bisa dicegah sejak dini.
- Didiagnosis Mioma
Mioma atau biasa disebut miom merupakan salah satu kelainan yang ditunjukkan dengan tumbuhnya jaringan baru abnormal dari jaringan otot. Salah satu penyebabnya adalah kandungan lemah.
Jadi, jika saat ibu mengandung didiagnosis mioma, segera konsultasi pada dokter untuk mendapatkan cara menguatkan kandungan paling baik. Selain ketika mengandung, beberapa orang yang telah didiagnosis mioma sebelumnya juga berkemungkinan besar mengalami inkompeten serviks saat masa kehamilan, oleh karenanya rutin-rutin cek kesehatan bayi dalam kandungan, ya.
- Kelainan Bentuk Rahim
Bagi ibu yang sedang hamil, selain pemeriksaan umum, pengecekan rahim dengan USG juga sangat penting. Bukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin anak, melainkan untuk memeriksa kesehatannya juga.
Dengan USG, ibu bisa tahu sejak awal jika terdapat kelainan bentuk rahim yang merupakan ciri dari kandungan lemah. Jika itu terjadi, konsultasi dengan dokter juga bisa mencegah hal buruk lain pada bayi di kandungan.
Nah, setelah mengetahui ciri kandungan lemah, Anda tentu tidak ingin mengalami hal itu, bukan? Oleh karenanya, cegah segera dengan cara mengonsumsi makanan sehat dan bila perlu, konsumsi asupan bernutrisi seperti Realfood.