Mendengarkan musik merupakan salah satu aktivitas yang banyak dipilih selama berkendara. Selain membantu ‘menemani’ Anda selama perjalanan, mendengarkan musik ternyata bisa membantu menghilangkan kantuk, dan menghidupkan suasana.
Tapi jangan asal musik. Menurut studi yang dilakukan tim peneliti dari London University, Inggris, menjelaskan jika pilihan genre musik yang dipilih selama berkendara ikut andil dalam mempengaruhi perilaku mengemudi. Menariknya, ini berlaku secara general, pada pria dan wanita.
Dalam penelitian tersebut, tim peneliti mengambil sampel dari 8 orang peserta, 4 orang wanita dan 4 orang laki-laki. Mereka kemudian diminta untuk berkendara sejauh 805 Km, dimana 402 Km pertama mereka tidak mendengarkan musik sama sekali.
Setelah melewati jarak tersebut, para peserta penelitian kemudian diperdengarkan beberapa genre musik sesuai dengan playlist yang tersedia, mulai dari musik klasik, dance, hip hop, dan heavy metal.
Setelah itu, tim peneliti kemudian menilai beberapa faktor mengemudi dasar, mulai dari akselerasi, hingga pengereman. Semua aktivitas mengemudi tersebut dilacak menggunakan aplikasi yang disesuaikan dengan pilihan musik yang didengarkan.
Hasilnya, pada peserta pria, mereka yang mendengarkan musik heavy metal cenderung lebih agresif dalam berkendara. Tingkah yang sama ditunjukan oleh partisipan wanita yang mendengarkan musik hip hop, dan wanita yang mendengarkan musik heavy metal.
Peserta penelitian yang mendengarkan lagu klasik, dan dance cenderung berperilaku lebih aman, namun diantara genre musik tersebut, mereka yang mendengarkan lagu-lagu klasik cenderung berperilaku lebih tenang dan fokus selama mengemudi.
Meskipun begitu, penelitian yang dilakukan tahun 2004 tersebut mendapati fakta lainnya, secara umum mendengarkan musik membuat peserta penelitian lebih mudah terhindar dari kantuk, dan cenderung memiliki suasana hati yang baik.
Mencegah Kantung Selama Berkendara
Selain mendengarkan musik, mengkonsumsi minuman berenergi seperti Proman , jadi salah satu trik menarik untuk mendapatkan fokus selama berkendara. Minuman berenergi dari Enesis Group tersebut mengandung kafein 50 mg yang ampuh membuat Anda tetap terjaga.
Selain itu, kafein merupakan zat stimulan yang bermanfaat untuk membuat Anda tetap fokus, meningkatkan suasana hati, dan mampu memberikan tambahan energi yang lebih baik. Ini penting, terutama untuk Anda yang sedang menempuh perjalanan jarak jauh.
Proman juga mengandung panax ginseng atau ginseng Korea yang bermanfaat untuk memberikan lonjakan energi lebih signifikan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga stamina tetap optimal, dan mampu mencegah terjadinya masuk angin.
Kandungan lainnya yang tidak kalah penting adalah vitamin B Kompleks yang mengandung sejumlah manfaat untuk kesehatan, mulai dari memberikan lonjakan energi dengan cara mengubah karbohidrat menjadi sumber energi siap pakai.
Jika cadangan karbohidrat habis,vitamin B Kompleks akan membantu mengolah lemak dalam tubuh sebagai sumber energi cadangan. Inilah salah satu rahasia energi Anda akan terus bertumbuh.
Tapi perlu diperhatikan, Proman mengandung 50 mg kafein, sehingga tidak disarankan dikonsumsi dalam jumlah berlebih di satu waktu. Anda disarankan mengkonsumsi tidak lebih dari 4-5 botol kemasan Proman per hari.
Selain itu, Proman tidak disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, atau orang-orang yang sedang mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu, mengalami masalah ginjal, hipertensi, dan memiliki riwayat darah tinggi. Pastikan baca aturan pakainya agar bisa didapat manfaat yang lebih optimal.