Penyebab Serta Cara Untuk Mengobati Diare Berkepanjangan

Diare merupakan gangguan pencernaan yang bisa diatasi dengan mudah. Langkah mengobati diare tersebut dapat dilakukan sendiri yaitu dengan mengonsumsi obat diare seperti Entrostop dan diimbangi dengan mengkonsumsi oralit. Kedua hal tersebut harus dilakukan sehingga dapat mengobati diare dengan mengurangi gejalanya dan mencegah dehidrasi yang bisa membuat diare menjadi lebih parah.

Sehingga keduanya harus dilakukan yang bermanfaat untuk menyembuhkan diare yang dialami. Akan tetapi walaupun dapat ditangani sendiri, ada juga jenis diare yang perlu penanganan lebih lanjut dan harus dibawa ke dokter. Seperti ketika mengalami diare berkepanjangan yang tidak sembuh dalam waktu 2-3 hari mengalami diare. Apabila mengalami diare kronis tersebut sebaiknya segera bawa ke dokter.

Penyakit diare merupakan gangguan pencernaan yang membuat feses lunak dan mengalami buang air besar dalam intensitas sering yaitu lebih dari 3 kali sehari. Hal tersebut akan juga ditandai dengan gejala lainnya yang membuat rasa tidak nyaman di bagian perut dan tubuh yang lemas. Diare yang umum terjadi akan sembuh dalam waktu 2-3 hari.

Cara mengobatinya juga mudah yaitu dengan mengkonsumsi obat diare dan oralit. Sedangkan ada juga jenis diare kronis yang dapat terjadi hingga berminggu-minggu. Diare tersebut tidak hilang walaupun telah mengkonsumsi obat anti diare secara rutin. Adapun penyebab diare berkepanjangan tersebut disebabkan oleh beberapa penyakit yang diderita yaitu:

  • Sindrom usus besar atau IBS merupakan gangguan sistem pencernaan yang dialami dalam jangka panjang. jenis penyakit ini akan membuat mengalami diare berkepanjangan, sembelit, nafsu makan menurun, dan juga dada terasa panas.
  • Penyakit celiac merupakan jenis yang juga menyerang saluran pencernaan yang menyebabkan diare berkepanjangan.
  • Penyakit crohn merupakan gangguan kronis yang terjadi karena terjadi peradangan lapisan sistem pencernaan. Penyakit ini bisa membuat diare berkepanjangan, nyeri perut, penurunan berat badan, dan juga tubuh mudah lelah.
  • Kolitis ulseratif merupakan peradangan usus yang terjadi karena adanya luka di saluran cerna.
  • Kanker usus besar merupakan kondisi yang juga menyebabkan diare berkepanjangan, sembelit, dan gejala lainnya.

Ketika mengalami diare yang lebih dari 3 hari tersebut pastikan untuk segera menggunakan cara mengobati diare berkepanjangan. Karena apabila tidak segera dilakukan tindakan yang tepat, hal tersebut akan menimbulkan komplikasi penyakit lainnya bahkan juga mengancam nyawa. Adapun beberapa bahaya yang dapat ditimbulkan saat mengalami diare berkepanjangan yang tidak tertangani dengan baik adalah:

  • Pertama adalah akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Dehidrasi ini dapat terjadi karena Kamu akan kehilangan banyak air selama mengalami diare. Terutama diare kronis yang terjadi lebih dari 3 hari tersebut. Dehidrasi ini juga terjadi karena penyerapan cairan tubuh yang terganggu saat diare. Saat mengalami diare, pastikan untuk mengkonsumsi oralit yang bisa dibuat dengan mudah dan dilihat caranya di Diarepedia. Oralit tersebut bermanfaat untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang dan menghindari dehidrasi.
  • Ketidakseimbangan elektrolit yang akan membuat fungsi organ dan otot dalam tubuh dapat terganggu.
  • Malnutrisi karena saat diare tubuh tidak bisa menyerap nutrisi secara maksimal, sehingga menyebabkan kurang gizi.

Cara untuk mengobati diare berkepanjangan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Seperti menggunakan Entrostop yang dapat mengobati diare dengan kandungan bahan yang ada di dalamnya. Selain itu juga bisa mengkonsumsi obat antibiotik yang diresepkan dokter.

Terakhir, bisa mengubah gaya hidup sehingga dapat mencegah diare bertambah parah dan mengobati diare. Seperti menghindari kafein dan alkohol, mengonsumsi makanan rendah serat, dan banyak minum air.

Sekian dulu informasi yang ada pada artikel ini semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan diri kamu beserta keluarga dan sekitar agar tidak mudah untuk terkena berbagai macam penyakit, dan sampai jumpa lagi di pertemuan yang lainnya.

Leave a Comment